MAAF YANG TERTINGGAL
Hari itu kamu datang dengan kesungguhan,berdiri tegak tampa menghiraukan siapapun, tetap percaya pada semua kesungguhan yang selalu aku tampakkan ,tiada yang lebih indah saat kita sama-sama saling percaya dan menjaga agar tetap bersama.
kamu datang mewarnai hidup ini dengan segala cerita yang pasti akan teringat dan takkan terlupakan.
hari -hariku semakin berwarna saat kau hadir dengan sejuta kisah cinta yang kau bagi bersamaku ,
dengan semua tingkahmu yang lucu ,sikapmu yang cuek dan kasih sayang yang semakin kau tunjukkan membuat rasa cintaku padamu takkan pernah terganti dan justru semakin bertambah kala itu .aku tak mempedulikan apapun yang orang katakan tentangmu karna kepercayaan dan cinta yang tetap sama nilainya tak berkurang sedikitpun membuat aku yakin bahwa kamulah imam yang nantinya akan menjadi satu-satunya orang yang mampu membimbingku lebih baik .
hari demi hari semakin berlalu,kamu semakin berubah tak seperti biasanya kamu mulai tidak perduli seperti pada awalnya ,bahakan kita jarang bertemu ,jarang komunikasi ,aku khawatir sesuatu yang buruk menimpahmu ,aku terus mencari keraguan yang selalu timbul dalam hatiku dan pada akhirnya aku menemukan keraguan itu ,kamu mulai berpaling , mulai bertingkah seakan yang ada pada dirimu bukanlah kamu ,kamu menjadi seperti orang lain dan aku tak menemukan alasan kenapa kamu menjadi seperti orang yang tak ku kenal ,kita semakin menjaga jarak seakan tak tahu siapa yang salah di antara keduanya ,tidak ada penjelasan atau pun titik terang ,justru kita semakin menjauh satu sama lain dan terus semakin jauh.sampai pada akhirnya kita saling melupakan .
hari berganti bulan,bulan berganti tahun dan akhirnya kamu menyesali segala nya kamu menyadari bahwa yang terjadi hanyalah kesalahan ,kesalahan yang kamu artikan sendiri ,kesalahan yang kamu tak pernah tanyakan kebenaranya ,kesalahan yang tak mungkin bisa menyatukan kita lagi kesalahan yang membuatmu sadar bahwa tak ada maaf yang terisisa buat segala kelakuan egoismu,kelakuan yang lebih mempercayayi kebohongan yang terus menerus merusak fikiranmu, yang menyakiti dengan rela setiap kepercayaan dan hati yang terus di jaga .dan akhirnya tak ada maaf lagi yang tersisa diantara kita dan tidak ada kata Maaf yang tertinggal .
kamu datang mewarnai hidup ini dengan segala cerita yang pasti akan teringat dan takkan terlupakan.
hari -hariku semakin berwarna saat kau hadir dengan sejuta kisah cinta yang kau bagi bersamaku ,
dengan semua tingkahmu yang lucu ,sikapmu yang cuek dan kasih sayang yang semakin kau tunjukkan membuat rasa cintaku padamu takkan pernah terganti dan justru semakin bertambah kala itu .aku tak mempedulikan apapun yang orang katakan tentangmu karna kepercayaan dan cinta yang tetap sama nilainya tak berkurang sedikitpun membuat aku yakin bahwa kamulah imam yang nantinya akan menjadi satu-satunya orang yang mampu membimbingku lebih baik .
hari demi hari semakin berlalu,kamu semakin berubah tak seperti biasanya kamu mulai tidak perduli seperti pada awalnya ,bahakan kita jarang bertemu ,jarang komunikasi ,aku khawatir sesuatu yang buruk menimpahmu ,aku terus mencari keraguan yang selalu timbul dalam hatiku dan pada akhirnya aku menemukan keraguan itu ,kamu mulai berpaling , mulai bertingkah seakan yang ada pada dirimu bukanlah kamu ,kamu menjadi seperti orang lain dan aku tak menemukan alasan kenapa kamu menjadi seperti orang yang tak ku kenal ,kita semakin menjaga jarak seakan tak tahu siapa yang salah di antara keduanya ,tidak ada penjelasan atau pun titik terang ,justru kita semakin menjauh satu sama lain dan terus semakin jauh.sampai pada akhirnya kita saling melupakan .
hari berganti bulan,bulan berganti tahun dan akhirnya kamu menyesali segala nya kamu menyadari bahwa yang terjadi hanyalah kesalahan ,kesalahan yang kamu artikan sendiri ,kesalahan yang kamu tak pernah tanyakan kebenaranya ,kesalahan yang tak mungkin bisa menyatukan kita lagi kesalahan yang membuatmu sadar bahwa tak ada maaf yang terisisa buat segala kelakuan egoismu,kelakuan yang lebih mempercayayi kebohongan yang terus menerus merusak fikiranmu, yang menyakiti dengan rela setiap kepercayaan dan hati yang terus di jaga .dan akhirnya tak ada maaf lagi yang tersisa diantara kita dan tidak ada kata Maaf yang tertinggal .
Komentar
Posting Komentar